APAKAH ADA KHILAF DALAM PERAYAAN MAULID
Bismillah
Ustadz, saya mau nanya apakah haramnya Maulid para ulama beda pendapat? Mohon penjelasannya. Karena saya sharing tentang haramnya Maulid ada yg komen "kita harus saling menghormati perbedaan pendapat"
Jazakallahu khairan ustadz
===
JAWABAN
๐ Iya, ada perbedaan pendapat. Tapi tidak semua perbedaan pendapat itu dianggap. Apalagi perbedaan pendapat antara Ahlis Sunnah dengan selain Ahlis Sunnah, maka ini khilaf (perbedaan) pendapat yg lemah. Karena yg menganjurkan perayaan maulid tdk memiliki dalil, hujjah dan argumentasi melainkan hanya ucapan sebagian ulama, sedangkan ucapan ulama bukanlah hujjah dan dalil.
ุฃููุงู ุงูุนูู
ุงุก ููุณ ุจุงูุฏููู ูุฃููุงููู
ูุณุชุฏู ููุง ูุจูุง
UCAPAN ulama itu bukanlah dalil, dan pendapat mereka itu hanya boleh dijadikan utk mendukung dalil, bukan malah dijadikan dalil.
๐ Jadi, masalah perayaan maulid Nabi bukanlah perbedaan ijtihadiyah, karena tdk ada ijtihad di dalam membuat² suatu ibadah (dan perayaan MAULID menurut pelakunya adalah bagian ibadah karena menganggap melakukannya berpahala)...
๐ Itu ucapan kawan ibu utk menghormati perbedaan pendapat, adalah...
ููู
ุฉ ุงูุญู ุงุฑูุฏ ุจูุง ุจุงุทู
Ucapan yg benar namun dimaksudkan dengannya suatu hal yang salah...
Ada suatu kaidah yang sering kita dengarkan
ูุง ุฅููุงุฑ ูู ู
ุณุงุฆู ุงูุฅุฌุชูุงุฏูุฉ
Tidak boleh ada pengingkaran di dalam masalah ijtihadiyah (yang masih debatable di kalangan ulama)...
☝๐ปKaidah di atas adalah umum, dan memiliki perincian. Kaidah yg umum bisa disalahpahami dg pemahaman yg keliru, karena itu perlu ditafshil (diperinci) lagi.
Syaikh Shalih Alu Syaikh memperincinya sbb :
ููุฐุง ูุฏุฎู ูู ุตูุฑุชูู :
ุงูุตูุฑุฉ ุงูุฃููู ู
ุง ูุงู ู
ُุฌู
ุนุงً ุนููู .
ูุงูุตูุฑุฉ ุงูุซุงููุฉ ู
ุง ูุงู ู
ُุฎุชََููุงً ููู ูููู ุงูุฎูุงู ููู ุถุนูู ، ููุฐุง َُูููุฑ .
ู
ุง ุฃُุฌْู
ِุนَ ุนููู ูููุฑ ูู
ุง ุงุฎุชٍُูู ููู ูููู ุงูุฎูุงู ููู ุถุนูู ุฃูุถุงً ุชููุฑู .
ู
ุง ุฃُุฌْู
ِุนَ ุนููู ูุงุถุญ ู
ุซู ุฅููุงุฑ ุงูุฒูุง ูุงูุณุฑูุฉ ูุงูุฑุดูุฉ ุฅูู ุขุฎุฑู .
ูู
ุง ุงุฎุชُِูู ููู ูููู ุงูุฎูุงู ููู ุถุนูู ูุฐุง ุฃูุถุงً ูุฌุจ ุฅููุงุฑู .
ูู
ุง ุงุฎุชُِูู ููู ูุงูุฎูุงู ููู ููู ูุฐุง ูุง َُْูููุฑْ ، ุจู ูุง ูุฌูุฒ ุฅููุงุฑู ูููู َُููุงَุธُุฑ ููู ُููุฌَุงุฏَُู ููู ููุจุญุซ ููู .
Hal ini (melakukan pengingkaran) memiliki 2 gambaran :
▪ Gambaran Pertama adalah perkara yang sudah disepakati.
▪ Gambaran kedua adalah perkara yang masih diperselisihkan, namun perselisihan di dalamnya adalah lemah, maka yg demikian tetap harus diingkari.
๐๐ป Suatu perkara yang sudah disepakati (larangannya) maka harus diingkari, dan suatu pendapat yg ada perselisihan di dalamnya, namun perselisihan di dalamnya lemah juga tetap harus diingkari.
▪ Perkara yg disepakati (larangannya) itu sudah jelas, seperti mengingkari zina, mencuri, suap, dll (maka wajib diingkari).
▪ Perkara yang masih diperselisihkan namun perselisihan di dalamnya lemah, maka ini tetap wajib diingkari.
(Contohnya sebagian Ahnaf - pengikut madzhab Abu Hanifah - yang memperbolehkan nabidz (sari kurma yang terfermentasi dan mjd khamr), pendapat mereka ini lemah sehingga tetap wajib diingkari, pent).
▪ Adapun perkara yang diperselisihkan dan perselisihannya itu kuat, maka tdk diingkari. Bahkan tdk boleh mengingkari nya, akan tetapi harus berdiskusi, berdialog dan membahasnya.
(Seperti perselisihan dalam hal I'tidรขl, apakah tangan bersedekap ataukah dilepaskan ke bawah, atau juga menggerakkan jari telunjuk saat tasyahhud, pent)
✅ Kesimpulannya : TIDAK SEMUA PERBEDAAN PENDAPAT ITU DIANGGAP, DAN DIBERIKAN UDZUR...
✏@abinyasalma
#⃣ Channel al-Wasathiyah wal I'tidรขl (https://bit.ly/abusalma)
Senin, 30 Oktober 2017
Jumat, 27 Oktober 2017
MAHROM DAN YANG BUKAN MAHROM
::
๐MENGENALI SEBAGIAN MAHROM DAN YANG BUKAN MAHROM KITA DARI FATWA AL LAJNAH AD DA`IMAH
๐จ Al Lajnah Ad Daimah:
1⃣ Istrinya bapak (ibu tiri) : mahrom.
๐ Fatwa Al Lajnah Ad Daimah no 7566.
2⃣ Anak tiri : mahrom.
๐ Fatwa Al Lajnah Ad Daimah no 10610.
3⃣ Ibu dari ibu tiri : bukan mahrom.
๐Fatwa Al Lajnah Ad Daimah no 21041.
4⃣ Bapaknya suami (mertua laki laki) : mahrom.
๐ Fatwa Al Lajnah Ad Daimah no 12538.
5⃣ Kakeknya suami (bapaknya mertua) : mahrom.
๐ Fatwa Al Lajnah Ad Daimah no 18022.
6⃣ Bapaknya suami dengan ibunya istri (besan) : bukan mahrom.
๐ Fatwa Al Lajnah Ad Daimah no 13405.
7⃣ Istri paman : bukan mahrom.
๐ Fatwa Al Lajnah Ad Daimah no 14633.
8⃣ Mertua setelah cerai dengan istri : (tetap) mahrom.
๐ Fatwa Al Lajnah Ad Daimah no16790.
9⃣ Pamanku dengan anak perempuanku : mahrom.
๐ Fatwa Al lajnah Ad Daimah no 18216.
๐ Bibinya istri : bukan mahrom.
๐ Fatwa Al Lajnah Ad Daimah no13405.
1⃣1⃣ Saudarnya ibu tiri : bukan mahrom.
๐ Fatwa Al Lajnah Ad Daimah no 13405.
1⃣2⃣ Nenek dengan suami cucu perempuannya : mahrom.
๐ Fatwa Al Lajnah Ad Daimah no 278.
1⃣3⃣ Saudara laki lakinya nenek dengan cucu perempuannya : mahrom.
๐ Fatwa Al Lajnah Ad Daimah 11566.
1⃣4⃣ Anaknya bibi (sepupu) : bukan mahrom.
๐ Fatwa Al Lajnah Ad Daimah no 5155.
••••
Sumber: Fatawa Al Lajnah Ad Daimah
๐ Alih bahasa: Abu Arifah Muhammad Bin Yahya Bahraisy | @Berbagiilmuagama
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
๐MENGENALI SEBAGIAN MAHROM DAN YANG BUKAN MAHROM KITA DARI FATWA AL LAJNAH AD DA`IMAH
๐จ Al Lajnah Ad Daimah:
1⃣ Istrinya bapak (ibu tiri) : mahrom.
๐ Fatwa Al Lajnah Ad Daimah no 7566.
2⃣ Anak tiri : mahrom.
๐ Fatwa Al Lajnah Ad Daimah no 10610.
3⃣ Ibu dari ibu tiri : bukan mahrom.
๐Fatwa Al Lajnah Ad Daimah no 21041.
4⃣ Bapaknya suami (mertua laki laki) : mahrom.
๐ Fatwa Al Lajnah Ad Daimah no 12538.
5⃣ Kakeknya suami (bapaknya mertua) : mahrom.
๐ Fatwa Al Lajnah Ad Daimah no 18022.
6⃣ Bapaknya suami dengan ibunya istri (besan) : bukan mahrom.
๐ Fatwa Al Lajnah Ad Daimah no 13405.
7⃣ Istri paman : bukan mahrom.
๐ Fatwa Al Lajnah Ad Daimah no 14633.
8⃣ Mertua setelah cerai dengan istri : (tetap) mahrom.
๐ Fatwa Al Lajnah Ad Daimah no16790.
9⃣ Pamanku dengan anak perempuanku : mahrom.
๐ Fatwa Al lajnah Ad Daimah no 18216.
๐ Bibinya istri : bukan mahrom.
๐ Fatwa Al Lajnah Ad Daimah no13405.
1⃣1⃣ Saudarnya ibu tiri : bukan mahrom.
๐ Fatwa Al Lajnah Ad Daimah no 13405.
1⃣2⃣ Nenek dengan suami cucu perempuannya : mahrom.
๐ Fatwa Al Lajnah Ad Daimah no 278.
1⃣3⃣ Saudara laki lakinya nenek dengan cucu perempuannya : mahrom.
๐ Fatwa Al Lajnah Ad Daimah 11566.
1⃣4⃣ Anaknya bibi (sepupu) : bukan mahrom.
๐ Fatwa Al Lajnah Ad Daimah no 5155.
••••
Sumber: Fatawa Al Lajnah Ad Daimah
๐ Alih bahasa: Abu Arifah Muhammad Bin Yahya Bahraisy | @Berbagiilmuagama
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Angin Rihul Ahmar
Berlindung Dari Rihul Ahmar, Tidak ada Tuntunannya
Pertanyaan
ุจِุณْูู ِ ุงِّููู ุงูุฑَّุญْู َِู ุงูุฑَّุญِْูู ِ
ุงَูุณَّูุงَู ُ ุนََُْูููู ْ َูุฑَุญْู َุฉُ ุงِّููู َูุจَุฑََูุงุชُُู
Ustadz, saya ingin bertanya tentang keshahihan artikel ini dan apakah boleh diamalkan doanya?
Obat Stroke
Pada satu ketika dimana Nabi Allah Sulaiman ‘Alaihi Salaam duduk di singgahsananya. Maka datang satu Angin yang cukup besar, maka bertanya Nabi Allah, Sulaiman, “siapakah engkau..?”
Maka dijawab oleh angin tersebut bahwa akulah Angin Rihul Ahmar….dan aku bila memasuki rongga anak adam, maka lumpuh, keluar darah dari rongga, dan apabila aku memasuki otak anak adam, maka menjadi gilalah anak adam..
Maka diperintahkan oleh Nabi Sulaiman ‘Alaihi Salaam supaya membakar angin tersebut, maka berkatalah Rihul Ahmar kepada Nabi Sulaiman a.s bahwa “Aku kekal sampai hari kiamat tiba, tiada sesiapa yang dapat membinasakan Aku melainkan Allah.
Lalu Rihul Ahmar pun menghilang.
Diriwayatkan cucu Nabi Muhammad Shallallahu alaihi Wa Sallam terkena Rihul Ahmar sehingga keluar darah dari rongga hidungnya. Maka datang malaikat jibril kepada Nabi Shallallahu alaihi Wa Salla dan bertanya Nabi kepada jibril. Maka menghilang sebentar, lalu malaikat jibril kembali mengajari akan doa Rihul Ahmar kepada Nabi
Shallallahu alaihi Wa Sallam kemudian dibaca doa tersebut kepada cucu nya dan dengan sekejap cucu Rasulullah sembuh serta merta. Lalu bersabda Nabi
Shallallahu alaihi Wa Sallam. bahwa barang siapa membaca doa stroke/Doa Rihul Ahmar walau sekali dalam seumur hidupnya, maka akan dijauhkan dari penyakit ANGIN AHMAR atau STROKE.
Doa menjauhkan terhindar dari angin ahmar dan penyakit kronik
ุงูููู ุฅูู ุฃุนูุฐุจู ู ู ุงูุฑูุญ ุงูุฃุญู ุฑ ูุงูุฏู ุงูุฃุณูุฏ ูุงูุฏุงุก ุงูุฃูุจุฑ
Allahumma inni a’uzubika minarrihil ahmar, waddamil aswad, waddail akbar.
Artinya;
Ya Allah tuhanku lindungi aku dari angin merah & lindungi aku dari darah hitam (strok) & dan dari penyakit berat
Syukron atas jawabannya ustadz, Jazakallahu khairan katsiran
(Fulanah, SAHABAT BiAS T06 G-47)
Jawaban:
َูุนََُْูููู ُ ุงูุณَّูุงَู ُ َูุฑَุญْู َุฉُ ุงِّููู َูุจَุฑََูุงุชُُู
ุจِุณْูู ِ ุงِّููู
Alhamdulillฤh
Washshalฤtu wassalฤmu ‘alฤ rasลซlillฤh, wa ‘alฤ ฤlihi wa ash hฤbihi ajma’in.
Keberadaan fenomena tersebut di atas adalah merupakan pembicaraan terhadap hal ghaib. Dan kita tidak boleh mempercayai keghaiban melainkan harus berdasarkan wahyu, berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan tidak ada di dalam keduanya keterangan tentang keberadaan fenomena Rihul Ahmar ini. Disebutkan dalam salah satu fatwa para ulama besar yang tergabung dalam Lajnah Daaimah :
ุจุนุฏ ุงููุธุฑ ูู ุงูุฃูุฑุงู ุงูู ุฐููุฑุฉ ุชุจูู ุฃู ูููุง ู ุฎุงููุงุช ุดุฑุนูุฉ ูุซูุฑุฉ، ูุง ูุฌูุฒ ุฅูุฑุงุฑูุง ููุง ุชูุฒูุนูุง ุจูู ุงููุงุณ؛ ูุฃููุง ุชุดุชู ู ุนูู ุจุฏุน ูุดุฑููุงุช ูุฃููุงุธ ุบุฑูุจุฉ، ูู ู ุฐูู:
ูููู: (ุซู ุชููู ุจุตูุช ุฏูู ุตูุชู ุจุชูุงูุฉ ุงููุฑุขู، ุซู ุชููู ุจุตูุช ุฎููุถ) ูุชุญุฏูุฏ ุงูุตูุช ุจูุฐู ุงูููููุฉ ูุง ุฏููู ุนููู.
yูู ูููู ูู ุงูุงุณุชุนุงุฐุฉ ู ู ุดุฑ ุงูู ุฎูููุงุช ูู ู ุงูุฑูุญ ุงูุฃุญู ุฑ، ูุชุญุฏูุฏ ูุฐุง ุงูููุน ู ู ุงูุฑูุญ ูุง ุฏููู ุนููู؛ ูุฃู ุงููุจู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ุงุณุชุนุงุฐ ู ู ุดุฑ ุงูุฑูุญ ู ุทًููุง.
“Setelah diadakan penelitian terhadap selebaran ini maka menjadi jelas adanya penyimpangan yang sangat banyak, maka tidak boleh disetujui dan tidak boleh dishare di kalangan khalayak ramai karena selebaran ini mengandung banyak kesyirikan, kebid’ahan dan lafadz-lafadz yang aneh. Diantaranya disebutkan di sana :
“Kemudian Engkau berkata dengan suara yang bukan suaraMu dengan membaca Al-Qur’an. Kemudian engkau bersuara dengan suara rendah.”
Membatasi suara dengan pembatasan seperti ini tidak ada dalilnya sama sekali.
Di dalamnya juga ada permintaan perlindungan dari keburukan makhluk dan dari keburukan Rihul Ahmar (Angin merah). Penyebutan angin dengan kriteria seperti ini tidak ada dalilnya sama sekali, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berlindung dari keburukan angin secara mutlak.”
(Fatawa Lajnah Daimah : 24/280).
Wallohu A’lam
Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Abul Aswad Al Bayaty ุญูุธู ุงููู
Tanya Jawab
Grup WA BIAS T06
Selasa, 21 Rajab 1438H / 18 April 2017M
Sumber: https://bimbinganislam.com/berlindung-dari-rihul-ahmar-tidak-ada-tuntunannya/
Pertanyaan
ุจِุณْูู ِ ุงِّููู ุงูุฑَّุญْู َِู ุงูุฑَّุญِْูู ِ
ุงَูุณَّูุงَู ُ ุนََُْูููู ْ َูุฑَุญْู َุฉُ ุงِّููู َูุจَุฑََูุงุชُُู
Ustadz, saya ingin bertanya tentang keshahihan artikel ini dan apakah boleh diamalkan doanya?
Obat Stroke
Pada satu ketika dimana Nabi Allah Sulaiman ‘Alaihi Salaam duduk di singgahsananya. Maka datang satu Angin yang cukup besar, maka bertanya Nabi Allah, Sulaiman, “siapakah engkau..?”
Maka dijawab oleh angin tersebut bahwa akulah Angin Rihul Ahmar….dan aku bila memasuki rongga anak adam, maka lumpuh, keluar darah dari rongga, dan apabila aku memasuki otak anak adam, maka menjadi gilalah anak adam..
Maka diperintahkan oleh Nabi Sulaiman ‘Alaihi Salaam supaya membakar angin tersebut, maka berkatalah Rihul Ahmar kepada Nabi Sulaiman a.s bahwa “Aku kekal sampai hari kiamat tiba, tiada sesiapa yang dapat membinasakan Aku melainkan Allah.
Lalu Rihul Ahmar pun menghilang.
Diriwayatkan cucu Nabi Muhammad Shallallahu alaihi Wa Sallam terkena Rihul Ahmar sehingga keluar darah dari rongga hidungnya. Maka datang malaikat jibril kepada Nabi Shallallahu alaihi Wa Salla dan bertanya Nabi kepada jibril. Maka menghilang sebentar, lalu malaikat jibril kembali mengajari akan doa Rihul Ahmar kepada Nabi
Shallallahu alaihi Wa Sallam kemudian dibaca doa tersebut kepada cucu nya dan dengan sekejap cucu Rasulullah sembuh serta merta. Lalu bersabda Nabi
Shallallahu alaihi Wa Sallam. bahwa barang siapa membaca doa stroke/Doa Rihul Ahmar walau sekali dalam seumur hidupnya, maka akan dijauhkan dari penyakit ANGIN AHMAR atau STROKE.
Doa menjauhkan terhindar dari angin ahmar dan penyakit kronik
ุงูููู ุฅูู ุฃุนูุฐุจู ู ู ุงูุฑูุญ ุงูุฃุญู ุฑ ูุงูุฏู ุงูุฃุณูุฏ ูุงูุฏุงุก ุงูุฃูุจุฑ
Allahumma inni a’uzubika minarrihil ahmar, waddamil aswad, waddail akbar.
Artinya;
Ya Allah tuhanku lindungi aku dari angin merah & lindungi aku dari darah hitam (strok) & dan dari penyakit berat
Syukron atas jawabannya ustadz, Jazakallahu khairan katsiran
(Fulanah, SAHABAT BiAS T06 G-47)
Jawaban:
َูุนََُْูููู ُ ุงูุณَّูุงَู ُ َูุฑَุญْู َุฉُ ุงِّููู َูุจَุฑََูุงุชُُู
ุจِุณْูู ِ ุงِّููู
Alhamdulillฤh
Washshalฤtu wassalฤmu ‘alฤ rasลซlillฤh, wa ‘alฤ ฤlihi wa ash hฤbihi ajma’in.
Keberadaan fenomena tersebut di atas adalah merupakan pembicaraan terhadap hal ghaib. Dan kita tidak boleh mempercayai keghaiban melainkan harus berdasarkan wahyu, berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan tidak ada di dalam keduanya keterangan tentang keberadaan fenomena Rihul Ahmar ini. Disebutkan dalam salah satu fatwa para ulama besar yang tergabung dalam Lajnah Daaimah :
ุจุนุฏ ุงููุธุฑ ูู ุงูุฃูุฑุงู ุงูู ุฐููุฑุฉ ุชุจูู ุฃู ูููุง ู ุฎุงููุงุช ุดุฑุนูุฉ ูุซูุฑุฉ، ูุง ูุฌูุฒ ุฅูุฑุงุฑูุง ููุง ุชูุฒูุนูุง ุจูู ุงููุงุณ؛ ูุฃููุง ุชุดุชู ู ุนูู ุจุฏุน ูุดุฑููุงุช ูุฃููุงุธ ุบุฑูุจุฉ، ูู ู ุฐูู:
ูููู: (ุซู ุชููู ุจุตูุช ุฏูู ุตูุชู ุจุชูุงูุฉ ุงููุฑุขู، ุซู ุชููู ุจุตูุช ุฎููุถ) ูุชุญุฏูุฏ ุงูุตูุช ุจูุฐู ุงูููููุฉ ูุง ุฏููู ุนููู.
yูู ูููู ูู ุงูุงุณุชุนุงุฐุฉ ู ู ุดุฑ ุงูู ุฎูููุงุช ูู ู ุงูุฑูุญ ุงูุฃุญู ุฑ، ูุชุญุฏูุฏ ูุฐุง ุงูููุน ู ู ุงูุฑูุญ ูุง ุฏููู ุนููู؛ ูุฃู ุงููุจู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ุงุณุชุนุงุฐ ู ู ุดุฑ ุงูุฑูุญ ู ุทًููุง.
“Setelah diadakan penelitian terhadap selebaran ini maka menjadi jelas adanya penyimpangan yang sangat banyak, maka tidak boleh disetujui dan tidak boleh dishare di kalangan khalayak ramai karena selebaran ini mengandung banyak kesyirikan, kebid’ahan dan lafadz-lafadz yang aneh. Diantaranya disebutkan di sana :
“Kemudian Engkau berkata dengan suara yang bukan suaraMu dengan membaca Al-Qur’an. Kemudian engkau bersuara dengan suara rendah.”
Membatasi suara dengan pembatasan seperti ini tidak ada dalilnya sama sekali.
Di dalamnya juga ada permintaan perlindungan dari keburukan makhluk dan dari keburukan Rihul Ahmar (Angin merah). Penyebutan angin dengan kriteria seperti ini tidak ada dalilnya sama sekali, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berlindung dari keburukan angin secara mutlak.”
(Fatawa Lajnah Daimah : 24/280).
Wallohu A’lam
Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Abul Aswad Al Bayaty ุญูุธู ุงููู
Tanya Jawab
Grup WA BIAS T06
Selasa, 21 Rajab 1438H / 18 April 2017M
Sumber: https://bimbinganislam.com/berlindung-dari-rihul-ahmar-tidak-ada-tuntunannya/
Selasa, 24 Oktober 2017
SUNNAH YANG TERLUPAKAN OLEH SEBAGIAN KAUM MUSLIMIN
SUNNAH YANG TERLUPAKAN OLEH SEBAGIAN KAUM MUSLIMIN
#Dzikir Khusus Setelah Shalat Shubuh dan Shalat Maghrib
๐Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baaz -rahimahullah-
❓ Pertanyaan:
Datang anjuran untuk mengucapkan :
(ูุงَ ุฅََِูู ุฅَِّูุง ุงَُّููู ، َูุญْุฏَُู ูุงَ ุดَุฑَِูู َُูู ، َُูู ุงْูู ُُْูู ، ََُููู ุงْูุญَู ْุฏُ ، ََُููู ุนََูู ُِّูู ุดَْูุกٍ َูุฏِูุฑٌ)
Sebanyak sepuluh kali setelah shalat fajar dan shalat maghrib, apakah hal ini shahih?
๐ Jawaban:
Datang hadits-hadits yang shahih dari Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam, seluruhnya menunjukkan disyariatkan dzikir tersebut setelah shalat fajar dan shalat maghrib. Yaitu ia ucapkan:
(ูุงَ ุฅََِูู ุฅَِّูุง ุงَُّููู ، َูุญْุฏَُู ูุงَ ุดَุฑَِูู َُูู ، َُูู ุงْูู ُُْูู ، ََُููู ุงْูุญَู ْุฏُ ، ََُููู ุนََูู ُِّูู ุดَْูุกٍ َูุฏِูุฑٌ)
Sebanyak sepuluh kali.
✍๐ปMaka disyariatkan bagi setiap mukmin dan mukminah untuk menjaga dzikir itu setelah dua shalat tersebut (shubuh dan maghrib).
๐๐ปDiucapkan dzikir itu setelah dzikir yang disyariatkan setelah selesai salam dari shalat lima waktu. Yaitu ucapannya setelah salam:
▪ุฃุณุชุบูุฑ ุงููู
3kali
▪ุงَُّูููู َّ ุฃَْูุชَ ุงูุณَّูุงَู ُ َูู َِْูู ุงูุณَّูุงَู ُ ، ุชَุจَุงุฑَْูุชَ َูุง ุฐَุง ุงْูุฌَูุงَِู َูุงูุฅِْูุฑَุงู ِ
▪ูุงَ ุฅَูู ุฅِูุงَّ ุงُููู َูุญْุฏَُู ูุงَ ุดَุฑَูู َُูู، َُูู ุงูู ُُْูู ََُููู ุงูุญَู ْุฏُ، ََُููู ุนََูู ُِّูู ุดَْูุกٍ َูุฏِูุฑٌ . ูุงَ ุญََْูู َููุงَ َُّููุฉَ ุฅِูุงَّ ุจِุงِููู ، ูุงَ ุฅَูู ุฅِูุงَّ ุงُููู ، َููุงَ َูุนْุจُุฏُ ุฅِูุงَّ ุฅَّูุงُู ، َُูู ุงِّููุนْู َุฉُ ََُููู ุงَููุถُْู ََُููู ุงูุซََّูุงุกُ ุงูุญَุณَُู ، ูุงَ ุฅَูู ุฅِูุงَّ ุงُููู ู ُุฎِْูุตَِูู َُูู ุงูุฏَِّูู ََْููู َูุฑَِู ุงَููุงِูุฑَُูู
▪ุงَُّูููู َّ ูุงَ ู َุงِูุนَ ِูู َุง ุฃَุนْุทَْูุชَ ، َููุงَ ู ُุนْุทَِู ِูู َุง ู ََูุนْุชَ ، َููุงَ ََْูููุนُ ุฐَุง ุงูุฌَุฏِّ ู َِْูู ุงูุฌَุฏُّ
✍๐ปDan apabila ia seorang imam maka disyariatkan untuknya berpaling menghadap manusia dan mengarahkan wajahnya kepada mereka setelah mengucapkan:
▪ุฃุณุชุบูุฑ ุงููู
3kali
▪ุงَُّูููู َّ ุฃَْูุชَ ุงูุณَّูุงَู ُ َูู َِْูู ุงูุณَّูุงَู ُ ، ุชَุจَุงุฑَْูุชَ َูุง ุฐَุง ุงْูุฌَูุงَِู َูุงูุฅِْูุฑَุงู ِ
# Sebagai pengikutan terhadap Nabi –shalallahu ‘alaihi wasallam dalam hal tersebut.
## Dan imam ketika berpaling agar mengambil arah ke kanan atau ke kirinya. Sebab Nabi -shalallahu ‘alaihi wasallam- melakukan yang ini dan itu.
✍๐ปDan disunnahkan pula bagi orang yang shalat setelah selesai shalat lima waktu seusai mengucapkan dzikir di atas untuk mengucapkan:
▪ุณุจุญุงู ุงููู
▪ ุงูุญู ุฏ ููู
▪ุงููู ุฃูุจุฑ
๐๐ป(Masing-masing) 33 kali.
Sehingga jumlahnya itu sembilanpuluh sembilan (99) dan ia genapkan ke seratus dengan:
▪ูุงَ ุฅَูู ุฅِูุงَّ ุงُููู َูุญْุฏَُู ูุงَ ุดَุฑَูู َُูู، َُูู ุงูู ُُْูู ََُููู ุงูุญَู ْุฏُ، ََُููู ุนََูู ُِّูู ุดَْูุกٍ َูุฏِูุฑٌ
Karena telah shahih dari Nabi –shalallahu ‘alaihi wasallam – yang menganjurkan untuk dzikir tersebut dan menjelaskan bahwa ia termasuk sebab datangnya ampunan dari Allah.
✍๐ปDan disyariatkan juga bagi orang yang shalat ketika selesai dari shalat lima waktu untuk membaca ayat kursi setelah membaca dzikir-dzikir di atas.
✍๐ปDan ia membaca:
ูู ูู ุงููู ุฃุญุฏ،
ูู ุฃุนูุฐ ุจุฑุจ ุงูููู،
ูู ุฃุนูุฐ ุจุฑุจ ุงููุงุณ
Disyariatkan membaca tiga surat ini sebanyak tiga kali setelah shalat maghrib, shalat fajar, dan ketika akan tidur. Sebab telah datang hadits-hadits shahih dalam permasalahan itu.
--------------------------------------------
NB: Dalam hadits lain menunjukkan dzikir khusus ini juga diucapkan setelah shalat Ashar.
๐จ Sumber: http://www.binbaz.org.sa/fatawa/941
๐ Penerjemah: Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafidzahullah
••••
๐ถ https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
๐www.alfawaaid.net
#Dzikir Khusus Setelah Shalat Shubuh dan Shalat Maghrib
๐Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baaz -rahimahullah-
❓ Pertanyaan:
Datang anjuran untuk mengucapkan :
(ูุงَ ุฅََِูู ุฅَِّูุง ุงَُّููู ، َูุญْุฏَُู ูุงَ ุดَุฑَِูู َُูู ، َُูู ุงْูู ُُْูู ، ََُููู ุงْูุญَู ْุฏُ ، ََُููู ุนََูู ُِّูู ุดَْูุกٍ َูุฏِูุฑٌ)
Sebanyak sepuluh kali setelah shalat fajar dan shalat maghrib, apakah hal ini shahih?
๐ Jawaban:
Datang hadits-hadits yang shahih dari Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam, seluruhnya menunjukkan disyariatkan dzikir tersebut setelah shalat fajar dan shalat maghrib. Yaitu ia ucapkan:
(ูุงَ ุฅََِูู ุฅَِّูุง ุงَُّููู ، َูุญْุฏَُู ูุงَ ุดَุฑَِูู َُูู ، َُูู ุงْูู ُُْูู ، ََُููู ุงْูุญَู ْุฏُ ، ََُููู ุนََูู ُِّูู ุดَْูุกٍ َูุฏِูุฑٌ)
Sebanyak sepuluh kali.
✍๐ปMaka disyariatkan bagi setiap mukmin dan mukminah untuk menjaga dzikir itu setelah dua shalat tersebut (shubuh dan maghrib).
๐๐ปDiucapkan dzikir itu setelah dzikir yang disyariatkan setelah selesai salam dari shalat lima waktu. Yaitu ucapannya setelah salam:
▪ุฃุณุชุบูุฑ ุงููู
3kali
▪ุงَُّูููู َّ ุฃَْูุชَ ุงูุณَّูุงَู ُ َูู َِْูู ุงูุณَّูุงَู ُ ، ุชَุจَุงุฑَْูุชَ َูุง ุฐَุง ุงْูุฌَูุงَِู َูุงูุฅِْูุฑَุงู ِ
▪ูุงَ ุฅَูู ุฅِูุงَّ ุงُููู َูุญْุฏَُู ูุงَ ุดَุฑَูู َُูู، َُูู ุงูู ُُْูู ََُููู ุงูุญَู ْุฏُ، ََُููู ุนََูู ُِّูู ุดَْูุกٍ َูุฏِูุฑٌ . ูุงَ ุญََْูู َููุงَ َُّููุฉَ ุฅِูุงَّ ุจِุงِููู ، ูุงَ ุฅَูู ุฅِูุงَّ ุงُููู ، َููุงَ َูุนْุจُุฏُ ุฅِูุงَّ ุฅَّูุงُู ، َُูู ุงِّููุนْู َุฉُ ََُููู ุงَููุถُْู ََُููู ุงูุซََّูุงุกُ ุงูุญَุณَُู ، ูุงَ ุฅَูู ุฅِูุงَّ ุงُููู ู ُุฎِْูุตَِูู َُูู ุงูุฏَِّูู ََْููู َูุฑَِู ุงَููุงِูุฑَُูู
▪ุงَُّูููู َّ ูุงَ ู َุงِูุนَ ِูู َุง ุฃَุนْุทَْูุชَ ، َููุงَ ู ُุนْุทَِู ِูู َุง ู ََูุนْุชَ ، َููุงَ ََْูููุนُ ุฐَุง ุงูุฌَุฏِّ ู َِْูู ุงูุฌَุฏُّ
✍๐ปDan apabila ia seorang imam maka disyariatkan untuknya berpaling menghadap manusia dan mengarahkan wajahnya kepada mereka setelah mengucapkan:
▪ุฃุณุชุบูุฑ ุงููู
3kali
▪ุงَُّูููู َّ ุฃَْูุชَ ุงูุณَّูุงَู ُ َูู َِْูู ุงูุณَّูุงَู ُ ، ุชَุจَุงุฑَْูุชَ َูุง ุฐَุง ุงْูุฌَูุงَِู َูุงูุฅِْูุฑَุงู ِ
# Sebagai pengikutan terhadap Nabi –shalallahu ‘alaihi wasallam dalam hal tersebut.
## Dan imam ketika berpaling agar mengambil arah ke kanan atau ke kirinya. Sebab Nabi -shalallahu ‘alaihi wasallam- melakukan yang ini dan itu.
✍๐ปDan disunnahkan pula bagi orang yang shalat setelah selesai shalat lima waktu seusai mengucapkan dzikir di atas untuk mengucapkan:
▪ุณุจุญุงู ุงููู
▪ ุงูุญู ุฏ ููู
▪ุงููู ุฃูุจุฑ
๐๐ป(Masing-masing) 33 kali.
Sehingga jumlahnya itu sembilanpuluh sembilan (99) dan ia genapkan ke seratus dengan:
▪ูุงَ ุฅَูู ุฅِูุงَّ ุงُููู َูุญْุฏَُู ูุงَ ุดَุฑَูู َُูู، َُูู ุงูู ُُْูู ََُููู ุงูุญَู ْุฏُ، ََُููู ุนََูู ُِّูู ุดَْูุกٍ َูุฏِูุฑٌ
Karena telah shahih dari Nabi –shalallahu ‘alaihi wasallam – yang menganjurkan untuk dzikir tersebut dan menjelaskan bahwa ia termasuk sebab datangnya ampunan dari Allah.
✍๐ปDan disyariatkan juga bagi orang yang shalat ketika selesai dari shalat lima waktu untuk membaca ayat kursi setelah membaca dzikir-dzikir di atas.
✍๐ปDan ia membaca:
ูู ูู ุงููู ุฃุญุฏ،
ูู ุฃุนูุฐ ุจุฑุจ ุงูููู،
ูู ุฃุนูุฐ ุจุฑุจ ุงููุงุณ
Disyariatkan membaca tiga surat ini sebanyak tiga kali setelah shalat maghrib, shalat fajar, dan ketika akan tidur. Sebab telah datang hadits-hadits shahih dalam permasalahan itu.
--------------------------------------------
NB: Dalam hadits lain menunjukkan dzikir khusus ini juga diucapkan setelah shalat Ashar.
๐จ Sumber: http://www.binbaz.org.sa/fatawa/941
๐ Penerjemah: Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafidzahullah
••••
๐ถ https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
๐www.alfawaaid.net
Rabu, 11 Oktober 2017
BERIKANLAH NASIHATMU KEPADA KAMI ❗️
BERIKANLAH NASIHATMU KEPADA KAMI ❗️
Dikatakan kepada Ibrahim bin Adham Rohimahullah Ta'ala :
Berilah kami nasihat yang bermanfaat untuk kami❗️
Beliau pun menjawab :
1. Bila kalian melihat manusia sibuk dengan urusan dunianya maka hendaknya kalian sibukkan diri dengan urusan akhirat
2. Bila kalian melihat mereka sibuk dengan menghiasi lahiriahnya maka sibukkan diri kalian dengan menghiasi batin
3. Jika mereka sibuk dengan membangun kebun-kebun dan istana maka sibukkan diri dengan membangun urusan kubur kalian
4. Jika mereka sibuk dengan melayani makhluk maka sibukkan diri kalian dengan melayani Sang Penguasa Alam Semesta
5. Jika mereka sibuk dengan mengurusi aib-aib manusia maka sibukkan diri dengan aib-aib kalian.
6. Ambillah dunia ini sebagai bekal menuju akhirat karena dunia ini hanyalah sebagai ladang untuk negeri akhirat.
๐Samiirul Mukminin 266-267
ููู ูุณูุทุงู ุงูุฒุงูุฏูู ุฅุจุฑุงููู ุจู ุฃุฏูู { ุฃูุตูุง ุจู ุง ูููุนูุง ููุงู :}
ู ุฅุฐุง ุฑุฃูุชู ุงููุงุณ ู ุดุบูููู ุจุงู ุฑ ุงูุฏููุง ูุงุดุชุบููุง ุจุฃู ุฑ ุงูุขุฎุฑุฉ .
ูู ูุฅุฐุง ุงุดุชุบููุง ุจุชุฒููู ุธูุงูุฑูู ูุงุดุชุบููุง ุจุชุฒููู ุจูุงุทููู .
ูู ูุฅุฐุง ุงุดุชุบููุง ุจุนู ุงุฑุฉ ุงูุจุณุงุชูู ูุงููุตูุฑ ูุงุดุชุบููุง ุจุนู ุงุฑุฉ ุงููุจูุฑ .
ูู ูุฅุฐุง ุงุดุชุบููุง ุจุฎุฏู ุฉ ุงูู ุฎููููู ูุงุดุชุบููุง ุจุฎุฏู ุฉ ุฑุจ ุงูุนุงูู ูู .
ูู ู ุฅุฐุง ุงุดุชุบููุง ุจุนููุจ ุงููุงุณ ูุงุดุชุบููุง ุจุนููุจ ุฃููุณูู .
ูู ูุงุชุฎุฐูุง ู ู ุงูุฏููุง ุฒุงุฏุง ููุตููู ุงูู ุงูุขุฎุฑุฉ ูุฅูู ุง ุงูุฏููุง ู ุฒุฑุนุฉ ุงูุขุฎุฑุฉ
ุณู ูุฑ ุงูู ุคู ููู ูขูฆูฆ-ูขูฆูง
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
Dikatakan kepada Ibrahim bin Adham Rohimahullah Ta'ala :
Berilah kami nasihat yang bermanfaat untuk kami❗️
Beliau pun menjawab :
1. Bila kalian melihat manusia sibuk dengan urusan dunianya maka hendaknya kalian sibukkan diri dengan urusan akhirat
2. Bila kalian melihat mereka sibuk dengan menghiasi lahiriahnya maka sibukkan diri kalian dengan menghiasi batin
3. Jika mereka sibuk dengan membangun kebun-kebun dan istana maka sibukkan diri dengan membangun urusan kubur kalian
4. Jika mereka sibuk dengan melayani makhluk maka sibukkan diri kalian dengan melayani Sang Penguasa Alam Semesta
5. Jika mereka sibuk dengan mengurusi aib-aib manusia maka sibukkan diri dengan aib-aib kalian.
6. Ambillah dunia ini sebagai bekal menuju akhirat karena dunia ini hanyalah sebagai ladang untuk negeri akhirat.
๐Samiirul Mukminin 266-267
ููู ูุณูุทุงู ุงูุฒุงูุฏูู ุฅุจุฑุงููู ุจู ุฃุฏูู { ุฃูุตูุง ุจู ุง ูููุนูุง ููุงู :}
ู ุฅุฐุง ุฑุฃูุชู ุงููุงุณ ู ุดุบูููู ุจุงู ุฑ ุงูุฏููุง ูุงุดุชุบููุง ุจุฃู ุฑ ุงูุขุฎุฑุฉ .
ูู ูุฅุฐุง ุงุดุชุบููุง ุจุชุฒููู ุธูุงูุฑูู ูุงุดุชุบููุง ุจุชุฒููู ุจูุงุทููู .
ูู ูุฅุฐุง ุงุดุชุบููุง ุจุนู ุงุฑุฉ ุงูุจุณุงุชูู ูุงููุตูุฑ ูุงุดุชุบููุง ุจุนู ุงุฑุฉ ุงููุจูุฑ .
ูู ูุฅุฐุง ุงุดุชุบููุง ุจุฎุฏู ุฉ ุงูู ุฎููููู ูุงุดุชุบููุง ุจุฎุฏู ุฉ ุฑุจ ุงูุนุงูู ูู .
ูู ู ุฅุฐุง ุงุดุชุบููุง ุจุนููุจ ุงููุงุณ ูุงุดุชุบููุง ุจุนููุจ ุฃููุณูู .
ูู ูุงุชุฎุฐูุง ู ู ุงูุฏููุง ุฒุงุฏุง ููุตููู ุงูู ุงูุขุฎุฑุฉ ูุฅูู ุง ุงูุฏููุง ู ุฒุฑุนุฉ ุงูุขุฎุฑุฉ
ุณู ูุฑ ุงูู ุคู ููู ูขูฆูฆ-ูขูฆูง
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
Selasa, 10 Oktober 2017
Inovasi Salah Alamat
Inovasi Salah Alamat
↔↔↔↔↔↔↔↔
Salah satu prinsip yang seharusnya diketahui dan dipegang seorang muslim adalah keyakinan bahwa Islam merupakan agama yang sempurna. Allah ‘azza wa jalla berfirman,
“ุงَْْูููู َ ุฃَْูู َْูุชُ َُููู ْ ุฏَُِูููู ْ َูุฃَุชْู َู ْุชُ ุนََُْูููู ْ ِูุนْู َุชِู َูุฑَุถِูุชُ َُููู ُ ุงูุฅِุณْูุงَู َ ุฏِููุงً”.
Artinya: “Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, serta Aku ridhai Islam sebagai agamamu”. QS. Al-Maidah (5): 3.
Keyakinan tentang kesempurnaan ajaran Islam ini berkonsekwensi pada tidak bolehnya kita menambah-nambah ajaran Islam atau menguranginya.[1] Sebab sesuatu yang sempurna jika ditambahi atau dikurangi justru akan membuatnya menjadi jelek. Ibarat jari-jari satu tangan yang telah sempurna berjumlah lima, jika ditambahi menjadi enam atau dikurangi menjadi empat, maka tidak akan membuatnya semakin indah. Justru akan terlihat jelek.
Dalam beragama, kita hanya diperintahkan untuk menerima jadi amalan yang telah digariskan Allah dan Rasul-Nya shallallahu’alaihiwasallam. Tidak perlu berinovasi sendiri. Inilah konsekwensi dari keridhaan kita akan Allah sebagai Rabb kita dan Muhammad shallallahu ’alaihiwasallam sebagai Nabi kita.
Namun, bukan berarti Islam menutup sama sekali pintu kreatifitas manusia. Ruang untuk berinovasi adalah dalam perkara duniawi, selama tidak menabrak rambu-rambu agama.
Dikisahkan dalam Shahih Muslim bahwa Rasulullah shallallahu’alaihiwasallam saat tiba di kota Madinah, beliau melihat para sahabat mengawinkan pohon korma jantan dengan betina. Maka beliaupun memberi masukan pada mereka untuk tidak perlu melanjutkan kebiasaan tersebut. Ternyata setelah advis tersebut dijalankan, malah mengakibatkan gagal panen. Saat para sahabat komplain, beliau menjawab,
“ุฃَْูุชُู ْ ุฃَุนَْูู ُ ุจِุฃَู ْุฑِ ุฏَُْููุงُูู ْ”.
“Kalian lebih paham akan perkara dunia kalian”.
Inilah ruang penyaluran inovasi kaum muslimin, yakni dalam perkara duniawi. Maka jangan sampai salah alamat, dengan berinovasi dalam perkara agama. Dalam arti membuat amalan-amalan baru yang tidak ada tuntunannya dari Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam. Sebab hal itu hanya akan berakibat ditolaknya amalan tersebut. Beliau shallallahu’alaihiwasallam mengingatkan,
“ู َْู ุนَู َِู ุนَู ًَูุง َْููุณَ ุนََِْููู ุฃَู ْุฑَُูุง ََُููู ุฑَุฏٌّ”.
“Barang siapa yang mengamalkan suatu amalan yang tidak ada tuntunannya dari kami maka amalan itu akan tertolak”. HR. Muslim (no. 1718) dari Aisyah radhiyallahu’anha.
Itulah praktek inovasi yang tepat. Namun realita yang ada di masyarakat, justru sebaliknya. Banyak di antara kaum muslimin sangat inovatif dalam perkara agama, namun dalam perkara duniawi mereka hanya rela mengekor inovasi orang-orang Barat. Andaikan mereka menyalurkan bakat kreatif mereka dalam teknologi misalnya, adapun dalam ibadah mencukupkan diri dengan aturan al-Qur’an dan Sunnah; tentu hal itu akan lebih bermanfaat untuk dunia dan akhirat mereka sekaligus.
Selamat berinovasi dengan benar!
_________________________________
[1] Baca: Tafsรฎr ath-Thabary (VIII/80).
Artikel : Tunasilmu.Com
↔↔↔↔↔↔↔↔
Salah satu prinsip yang seharusnya diketahui dan dipegang seorang muslim adalah keyakinan bahwa Islam merupakan agama yang sempurna. Allah ‘azza wa jalla berfirman,
“ุงَْْูููู َ ุฃَْูู َْูุชُ َُููู ْ ุฏَُِูููู ْ َูุฃَุชْู َู ْุชُ ุนََُْูููู ْ ِูุนْู َุชِู َูุฑَุถِูุชُ َُููู ُ ุงูุฅِุณْูุงَู َ ุฏِููุงً”.
Artinya: “Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, serta Aku ridhai Islam sebagai agamamu”. QS. Al-Maidah (5): 3.
Keyakinan tentang kesempurnaan ajaran Islam ini berkonsekwensi pada tidak bolehnya kita menambah-nambah ajaran Islam atau menguranginya.[1] Sebab sesuatu yang sempurna jika ditambahi atau dikurangi justru akan membuatnya menjadi jelek. Ibarat jari-jari satu tangan yang telah sempurna berjumlah lima, jika ditambahi menjadi enam atau dikurangi menjadi empat, maka tidak akan membuatnya semakin indah. Justru akan terlihat jelek.
Dalam beragama, kita hanya diperintahkan untuk menerima jadi amalan yang telah digariskan Allah dan Rasul-Nya shallallahu’alaihiwasallam. Tidak perlu berinovasi sendiri. Inilah konsekwensi dari keridhaan kita akan Allah sebagai Rabb kita dan Muhammad shallallahu ’alaihiwasallam sebagai Nabi kita.
Namun, bukan berarti Islam menutup sama sekali pintu kreatifitas manusia. Ruang untuk berinovasi adalah dalam perkara duniawi, selama tidak menabrak rambu-rambu agama.
Dikisahkan dalam Shahih Muslim bahwa Rasulullah shallallahu’alaihiwasallam saat tiba di kota Madinah, beliau melihat para sahabat mengawinkan pohon korma jantan dengan betina. Maka beliaupun memberi masukan pada mereka untuk tidak perlu melanjutkan kebiasaan tersebut. Ternyata setelah advis tersebut dijalankan, malah mengakibatkan gagal panen. Saat para sahabat komplain, beliau menjawab,
“ุฃَْูุชُู ْ ุฃَุนَْูู ُ ุจِุฃَู ْุฑِ ุฏَُْููุงُูู ْ”.
“Kalian lebih paham akan perkara dunia kalian”.
Inilah ruang penyaluran inovasi kaum muslimin, yakni dalam perkara duniawi. Maka jangan sampai salah alamat, dengan berinovasi dalam perkara agama. Dalam arti membuat amalan-amalan baru yang tidak ada tuntunannya dari Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam. Sebab hal itu hanya akan berakibat ditolaknya amalan tersebut. Beliau shallallahu’alaihiwasallam mengingatkan,
“ู َْู ุนَู َِู ุนَู ًَูุง َْููุณَ ุนََِْููู ุฃَู ْุฑَُูุง ََُููู ุฑَุฏٌّ”.
“Barang siapa yang mengamalkan suatu amalan yang tidak ada tuntunannya dari kami maka amalan itu akan tertolak”. HR. Muslim (no. 1718) dari Aisyah radhiyallahu’anha.
Itulah praktek inovasi yang tepat. Namun realita yang ada di masyarakat, justru sebaliknya. Banyak di antara kaum muslimin sangat inovatif dalam perkara agama, namun dalam perkara duniawi mereka hanya rela mengekor inovasi orang-orang Barat. Andaikan mereka menyalurkan bakat kreatif mereka dalam teknologi misalnya, adapun dalam ibadah mencukupkan diri dengan aturan al-Qur’an dan Sunnah; tentu hal itu akan lebih bermanfaat untuk dunia dan akhirat mereka sekaligus.
Selamat berinovasi dengan benar!
_________________________________
[1] Baca: Tafsรฎr ath-Thabary (VIII/80).
Artikel : Tunasilmu.Com
Langganan:
Komentar (Atom)